Showing posts with label Informasi Sertifikasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi Sertifikasi. Show all posts

Thursday, April 24, 2014

Mendikbud Minta Pemda Salurkan Tunjangan Guru Paling Lambat 30 April 2014


Jakarta, Kemdikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengirimkan surat edaran kepada bupati dan walikota di seluruh Indonesia untuk segera menyalurkan tunjangan profesi guru (TPG) pegawai negeri sipil daerah (PNSD) triwulan I tahun 2014 dan kurang bayar tahun 2010-2013. Para bupati dan walikota diminta menyalurkan TPG tersebut paling lambat tanggal 30 April 2014.

Dalam surat edarannya, Mendikbud juga meminta para bupati dan walikota untuk melaporkan pembayaran TPG PNSD tersebut kepada Menteri Keuangan paling lambat tanggal 5 Mei 2014, dengan tembusan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri.

Sedangkan untuk pembayaran TPG non PNS, subsidi tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan bantuan peningkatan kualifikasi, dan insentif guru bantu yang disalurkan melalui APBN sudah mulai dibayarkan sejak akhir Maret 2014 melalui nomor rekening masing-masing guru.

Prosedur pembayaran juga dijelaskan dalam surat edaran tersebut. Untuk guru TK dan kelompok bermain, pembayaran TPG disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia. Pencairan untuk guru TK dan kelompok bermain dilakukan dengan membawa KTP dan Surat Keterangan dari satuan pendidikan yang memuat NUPTK/NIGB/Nomor Induk Mahasiswa ke BRI terdekat.

Sementara untuk guru SD/SMP/SDLB/SMPLB/SLB/pengawas, dibayarkan melalui rekening masing-masing. Sedangkan untuk guru SMA dan SMK, pencairan disalurkan melalui Bank BNI 46 sebagai bank penampung/penyalur.

Guru dapat melihat daftar nama penerima TPG PNSD dan atau guru Bukan PNS secara online pada alamat:

Jenjang Dikmen : http://ptkdikmen.kemdikbud.go.id

Jenjang Dikdas : http://p2tkdikdas.kemdikbud.go.id
Read more

Wednesday, April 23, 2014

PGRI Diminta Suarakan Dana Sertifikasi Guru

 
iri Menang-GPengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lombok Barat diminta merespon dan menyuarakan permasalahan dana sertifikasi guru, terutama guru non PNS yang sampai saat ini belum keluar. Banyak pendidik yang meminta kejelasan keluarnya dana ini yang jika ditotal jumlahnya tidak sedikit.
"Kita meminta pengurus PGRI yang baru ini menyuarakan itu (dana sertifikasi). Meski ini terbentur penganggaran di pusat, tapi paling tidak ada suara dari organisasi guru," ungkap Mahmuludin (30), Guru non PNS asal Narmada kepada Radar Lombok belum lama ini. Permintaann ini berkaitan dengan keluhan yang sama beberapa waktu lalu  yang disampaikan guru sertifikasi lingkup kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat. Ada ratusan guru PNS maupun  non PNS yang lulus sertiikasi sejak tahu 2012 lingkup Kemenag yang terus berharap dana sertifikasi mereka segera cair.
Di lingkup Kemenag Lombok Barat sendiri, total tunggakan dana sertifikasi mencapai angka yang cukup tinggi, Rp 8 miliar lebih yang terdiri dari Rp 6 miliar untuk guru PNS dan Rp 2 miliar untuk guru non PNS.
Dana tersebut untuk membayar sekitar 500 guru. Mereka adalah pendidik yang lulus sertifikasi pada tahu 2012. Jumlah tersebut adalah hasil akumulasi dari jumlah yang seharusnya diterima perbulan sejak mereka lulus.
Berdasarkan catatan Radar Lombok, persoalan serupa juga terjadi di banyak kabupaten, termasuk Lombok Tengah dan Lombok Timur." Kita sudah smapaikan langsung ke pengurus PGRI  baik surat maupun hanya sekedar pesan singkat," ungkap Mahmul. Dikonfirmasi terpisah, Ketua PGRI Lombok Barat, Saleh Sayuti, membenarkan banyak laporan, keluhan dan aspirasi yang masuk ke organisasi yang dipimpinnya terutama berkaitan dengan dana sertifikas. Sayuti adalah ketua PGRI baru hasil pemilihan belum lama ini. Kepada wartawan, dia menyatakan komitmennya memperjuangkan aspirasi para pendidik. "Banyak (laporan) yang masuk ke HP saya, ada juga yang dikirim lewat kantor pos. Tidak hanya masalah sertifikasi, ada juga yang lain-lain. Kita tetap akan memperjuangkan nasib para guru," ungkapnya.
Belum lama ini, Kemenag memberikan penejelasan resmi bahwa dana sertifikasi akan segera dicairkan. Beberapa waktu lalu tim dari Kementerian Agama turun ke Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur dalam rangka pemeriksaan berkas guru yang bersertifikat. Kabarnya, satu-satunya kendala yang menyebabkan anggaran belum bisa cair adalah kelengkapan data para guru. Di Kemenag Lombok Barat, ada total 1.202 guru yang sudah disertifikasi dari total keseluruhan 6.119 guru.
Read more

Tuesday, April 22, 2014

Tunjangan Sertifikasi Angkatan 2012 Akan Cair

   Kabar hangat buat para guru sertifikasi angkatan 2012, rencana pencairan tunjangan sertifikasi untuk angkatan 2012 akan dicairkan pada bulan Mei 2014 tunjangan sertifikasi  yang sudah lama tertunda selama 1 tahun lebih membuat para guru sertifikasi angkatan 2012 menjadi resah atas ketidak pastian pencairan dana tunjangan sertifikasi ini, tapi dengan informasi terbaru ini dari kemenag Lombok Timur memberikan semangat dan kegembiraan bagi para guru yang sudah lama menanti pencairan tunjangan sertifikasi ini.
Semoga informasi yang dikeluarkan oleh kemenag terealisasi pada bulan Mei 2014.
Read more